Menerima

Kalau kamu nanti adalah orang yang dipilihkan Allah untukku, maka aku tidak punya pilihan lain.

Aku tahu Allah akan membuat berbagai kebetulan yang akan membuat kita bertemu.

Di toko buku di tengah kota, suatu sore selepas dari kantor aku mampir disana-sementara kamu sedang dimintai tolong saudaramu untuk membeli sebuah novel. Akhirnya kamu yang tidak suka membaca novel bertemu denganku di bagian novel.

Atau suatu hari aku ditugaskan pergi keluar kota yang merupakan tempatmu bekerja. Ah.. kamu membantuku menemukan sebuah alamat.

Ah sudahlah.. tidak perlu aku menerka-nerka.

Aku hanya ingin menyampaikan bahwa aku akan berusaha menerima kamu apa adanya.

Di sebuah keramaian pukul 10.01

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s