Sepi

Suatu hari hati bisa bisa merasa sangat sepi. Sepi sekali bahkan kita lupa bahwa Tuhan ada sangat dekat dengan kita.

Suatu hari kita seperti kehilangan kata untuk berbicara. Sekalipun kita memiliki sedikit kata untuk di ucapkan, kita tiba-tiba takut untuk memulai pembicaraan. Bahkan dengan sahabat karib. Meski kita pernah dengan mudah saling sapa.

Satu-satunya obat dari sepi adalah orang lain. Aku tahu kita semua butuh orang lain. Aku sedang mencarinya. Meski aku tidak tahu dengan jelas, kemana harus mencarinya. Kadang aku merasa kita bisa bertemu, asalkan aku terus berjalan.

Aku terus berjalan ke depan. Semoga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s