draf suatu hari nanti

Ketika rindu benar-benar boleh dilabuhkan.

Kepada yang berhak.

Pertemuan itu, aku membawa selembar kertas kertas di saku rok-ku.

Aku membawa selembar kertas kecil yang penuh dengan tulisan tanganku.

Aku ingin melakukan semua hal yang aku tulis ini bersamamu.

Kita mulai dengan mengandeng tanganmu lalu tersenyum.

Draf suatu hari nanti.

12 Juni 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s