Kuota Hidup

Aku sering membayangkan ini adalah hari terakhirku untuk menghirup nafas dunia.

Analogi yang sering aku gunakan adalah kuota internet.

Aku sering ngelantur di internet. Buka sana-sini, selagi menunggu link yang seharusnya dibuka selesai terbuka.

Namun justru menghabiskan waktu lebih banyak di link-link yang lain.

Hingga tanpa sadar, waktuku habis.

Pemberitahuan ini sangat sopan. Kata awalnya adalah Maaf dan menggunakan kata sapa Anda.

Photo0718

Aku takut kuota hidupku akan habis sebelum aku selesai memenuhi janji-janji yang aku buat,

Aku takut waktuku habis sebelum aku meminta ampun pada Tuhan,

Aku takut saat waktuku benar-benar habis, malaikat tidak akan menyambutku dengan ramah tersebab dosaku terlalu banyak.

Aku ingin disambut dengan ramah, ditambah dengan senyuman dan digandeng oleh malaikat yang sopan.

Aku selalu ingin menghabiskan kuotaku dengan baik, meski aku sering melakukan kesalahan. Aku berharap Tuhan punya cukup banyak maaf untuk sebanyak apapun kesalahanku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s