Kalau bukan cinta, lalu apa namanya?

Kalau bukan cinta, lalu apa namanya

Di dunia ini kita boleh jatuh cinta pada siapa saja kan?
Boleh jatuh cinta kapan saja, dan tentunya boleh jatuh cinta pada apa saja.
Saya bertemu banyak orang yang sedang jatuh cinta, mari dibahas satu per satu.

Saat posisi perut benar-benar lapar,
ada saja orang yang melakukan sholat rawatib setelah sholat wajib,
kalau bukan cinta, lalu apa namanya?

saat sedang ujian statistika,
tau kan? waktu=soalnya (bahkan kurang),
ada saja orang yang keluar untuk sholat dzuhur dulu,
kalau bukan cinta, lalu apa namanya?

saat ada banyak agenda yang harus dilakukan,
berpanas-panas dan menempuh jarak jauh,
ada saja yang tetap istiqomah berpuasa senin-kamis, bahkan daud
kalau bukan cinta, lalu apa namanya?

Saat banyak ujian dan tugas akhir,
ada saja yang menyempatkan untuk rapat sana-sini,
tetap tilawah satu jus,
kalau bukan cinta, lalu apa namanya?

saat semua energi sudah terkuras,
tinggal rasa lelah yang ter-akumulasi,
ada saja yang masih memberikan senyum terindah saat bertemu orang lain
kalau bukan cinta, lalu apa namanya?

saat banyak yang terlelap,
ada saja yang bangun di tengah malam untuk menemui Tuhannya,
bukan kerena dia punya masalah,
namun hanya ingin mengungkapkan rasa rindu,
kalau saja diperbolehkan berdoa minta dipercepat kematian,
karena rindu dengan Sang Maha Segalanya begitu dalam,
kalau bukan cinta, lalu apa namanya?

Ya Tuhan, aku juga ingin jatuh cinta seperti mereka…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s