May..

Assalamu’alaikum… Selamat malam.

Sebagai mahasiswa akuntansi, malam ini tolong jangan nilai karena saya mahasiswa akuntansi,

saya ingin di pandang sebagai seorang Warga Negara Indonesia yang cinta negaranya (meskipun nyambungnya juga ke akuntansi dan bisnis ya.. ).

 

bercerita tentang Indonesia, apa yang saya cintai, dan saya harapkan

Masih inggat tulisan saya tentang rugi tidak selalu buruk dan laba tidak selalu baik?

Dulu sewaktu saya kecil, saya percaya bahwa semua hal dapat diperbaiki. Sampai saya bertemu dengan dosen Pemerintahan yang super sekali. Hingga setelah tahu semua itu, saya tidak tahu lagi darimana mendapatkan keyakinan bahwa semua hal dapat diperbaiki. Saya merasa bahwa “ada yang tidak bisa diperbaiki, dan yang ini tidak bisa saya perbaiki”. Tentang caranya mengubah sistem yang tidak baik yang berpuluh-puluh tahun negara ini jalani.

Tentang

Pendidikan, Perdagangan, dan Pemimpin

3 hal itu adalah kunci untuk memajukan Indonesia.

Itu janji Undang-undang dan alasanya negara ini merdeka.

 

Pertama,

Saya percaya, menjadi apapun(termasuk ibu rumah tangga) ada ilmunya. Kesetaraan pendidikan memang harus diwujudkan demi terciptanya masyarakat yang memiliki daya saing. Sudahkah semua anak Indonesia mendapatkan pendidikan?

Di luar jawa, bukan gedung yang mereka inginkan, tapi guru…! Berapa banyak guru di daerah?

Mungkin selama ini karyawan Indonesia tidak pernah tahu bahwa mereka layak mendapatkan gaji lebih tinggi dan fasilitas yang lebih baik. Sekali lagi faktor pendidikan.

 

Kedua,

Perdagangan, saya yakin jika para pedagang jujur, dan tidak mendzalimi siapa-pun maka perdagangan akan menjadi penopang ekonomi yang kuat bagi suatu negara. Masih ingat bahwa pedagang yang jujur akan bersama Rosulullah? Karna begitu sulitnya menjadi pedagang yang jujur. Belum lama ini kasus sebuah industri perbankan terlibat kasus korupsi dengan pegawai B*K tentang perpajakan.

Tentunya, hal ini tidak akan terjadi jika pedagang-nya jujur membayar pajak.

Untuk masalah kedua ini perlu adanya kombinasi yang baik pada pembelajaran ilmu sosial, agama(akhlak dan orientasi). Akan sangar berbeda jika pengusaha tersebut paham orientasi tentang hidup yang hakiki, tentang akhlak yang baik dan hidup bersama masyarakat.

 

Ketiga,

Kaitannya dengan pemimpin adalah pemerintah. Pemerintah yang baik sebaiknya mencegah kasus di atas terjadi.

Pemerintah yang saya hormati, buatlah aturan yang baik, yang dilaksanakan dan diterima hati nurani,

jangan lagi ada ayam mati di atas lumbung padi,

jangan lagi ada tangis karyawan karena ketidak-adilan,

keuntungan bukanlah segalanya di dunia ini.

 

Yang benar akan terasa damai di hati, tidak menyakiti siapapun dan dapat diterima nurani, right?

 

merenungi undang-undang outsourcing, 1 Mei 2014

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s