Aroma

aku datang dengan penuh ketidak-siapan

saat aku langkahkan kaki masuk ke tempat itu,

aku sedikit was-was, akankah bertemu dengan mereka atau sekali lagi harus menunggu

aroma tempat ini masih sama seperti saat aku meninggalkannya

aku tidak yakin berapa jumlahnya

mungkin hampir satu tahun lebih

aroma kesederhanaan tempat ini masih tercium wangi di hatiku

aku tak menyangka mereka menyambutku dengan tawa

mereka membuka tangan dan merangkulku dengan hangat

nampaknya mereka telah lama menantiku

betapa berdosanya aku-membuat mereka menunggu

bahkan aku tidak bisa berjanji akankan tidak kuulangi lagi hal ini?

aku benar-benar menyukai aroma tempat itu

saat aku pergi dulu, aku pernah berjanji dalam hati “aku akan kembali”

mungkin inilah saatnya

selamat datang wangi kesederhanaan

aku ingin tinggal di sebuah ruang di sudut kesahajaan bersama suka dan duka mereka

aku akan menemani mereka bersama aroma bahagia,

dan tetap disana ketika aroma berganti menjadi tangis

7 Desember 2013 pukul 3.00

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s