Sebuah Kisah Cinta Kaos Kaki Bolong

Mungkin bagi beberapa (banyak) orang hal ini aneh. Bahkan aku sendiri sebagai seorang muslimah mengakui hal ini aneh karena pertama kali tahu.
Begini ceritanya, alkisah ada seorang ihkwan yang sangat menjaga pandangan. Tidak hanya itu sih, beliau sangat menjaga dirinya dengan baik. Kemudian, pada suatu hari Si Ikhwan itu bertemu dengan seorang akhwat yang isnyaallah sholihah. Ketika mereka ada dalam sebuah perbicaraan, tidak sengaja rok sang akhwat tersibak. Hingga nampaklah kaus kakinya. Tidak masalah apabila kaus kakinya itu menutup seluruh kakinya.

Truuussss …
Ternyata kaus kaki si akhwat itu bolong, sehingga nampaklah oleh sang ikhwan itu kaki si akhwat yang merupakan aurat dalam agama islam.
Kemudian si Ikhwan tidak bisa melupakan kejadian itu.
Setiap hari selalu kepikiran si akhwat yang kaus kakinya yang bolong itu (Versi lebayyynya)
Akhirnya si Ikhwan tidak bisa lagi memendam rasa bersalahnya itu (melihat aurat si akhwat walaupun secara tidak sengaja ). Karena dalam islam aurat perempuan ialah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan.
Karena akhwat tadi bukan mahram si ikhwan makaaaaaaaaa……
Jrennnnggggggggggg… jrennnnnnnggggggggggggg…..
Akhirnya si ikhwan memutuskan untuk melamar si akhwat…
Hal ini untuk tetap menjaga pandangan si ikhwan.
Selain itu menikah merupakan penyempurna setengah agama seorang muslim.
Dari cerita ini, tidak tahu darimana cinta datang. Apakah semua ini memang skenario Allah untuk mempertemukan pasangan hidup si Ikhwan.
Bagaimanapun semua itu, hal yang harus kita lakukan sebagai akhwat adalah menutup dengan baik aurat kita. Di samping seorang ikhwan yang harus menjaga pandanganya. Kalau enggak…?
Kaus kaki bolong? Sudah siap dilamar ?

cerita ini kisah nyata dari seorang teman. PISS. aku share sini yaah. He he

Iklan

2 thoughts on “Sebuah Kisah Cinta Kaos Kaki Bolong

  1. wkwk lucu eh hehe tapi dalem gitu ya… kalo ga dapet jodoh mungkin ikhtiarnya pake kaos kaki bolong aja. salah tangkap hehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s